Custom Search
post Category: General post postNovember 8, 2007
Post Page Rank

Sorry for non-Indonesian reader… It is about Jakarta’s Traffic

Capek banget nyetir di Jakarta akhir-akhir ini, dimana-mana selalu macet. Biasanya 1 jam, sekarang jadi 1.5 jam. Sinting. Untung kantor gw udah pindah dari wilayah Kebon Jeruk (sorry para pengguna Jalan Panjang), sekarang ini gw di BEJ yang jaraknya lebih deket dibanding dari Kebon Jeruk, tetapi sama aja waktu tempuhnya.

Kemacetan yang super sinting itu dipicu dari pembangunan busway dan banyaknya galian dimana-mana, plus perbaikan jalan sana sini. Gw setuju dengan pembangunan busway, sebagai salah satu dari transportasi massal di Jakarta. Tapi mbok ya dibenerin lagi dong service-nya. Pas pertama kali launch, nyaman, supirnya nyetirnya santai. Saat ini jangan harap, dapet tempat duduk syukur, lg peak udah kayak cendol.

Kalo mau bikin transportasi massal, sekalian dong semua transportasi feedernya diurus juga. Angkot/Kopaja/MetroMini dsb direhabilitasilah! Masa’ mo naik busway harus naik transportasi ‘yang tak manusiawi’ ini dulu? Mana keamanannya gak terjamin. Bagaimana orang kantoran mo bawa laptop di bus seperti itu? Bisa-bisa dirampok terus hehe. Jakarta memang masi ketinggalan jauh dari kota-kota di negara tetangga.

Kalo mo bikin galian, ya kerjain siang malem dong.. ini ngerjainnya siang doang, lalu plan-nya yang oke dong.. sediakan peta jalan alternatif! Lampu lalu lintas di rewrite ulang timer-nya. Kalo perlu bikin system lalu lintas menyeluruh.

Ayo para pejabat ikutan juga ngerasain macet atau paling nggak naik busway/bis biasa juga dong. Jangan asal ngomong doang, bikin busway or transportasi massal, tapi kalo lewat jalanan masi pake pengawal nggak mau kena macet. The only reason orang-orang masi demen pake kendaraan pribadi, karena transportasi massalnya sendiri masih jauh dari kata nyaman dan keamanannya gak terjamin. Ya kayak gw inilah, yang masi harus nyetir sendiri ke kantor.


Stumble it!

Horaayy..there are 2 comment(s) for me so far ;)

#1

Fyuuuhhh..untung di Tangerang ga ada busway, metromini and all..hehe :)

- s M i L e - wrote on November 16, 2007 - 1:47 pm
#2

Halo Revvi:

Setuju… memang kadang-kadang wonder sih kenapa koq pejabat-pejabat ini dikasih fasilitas macam-macam termasuk merasakan plongnya jalanan setiap hari, padahal mestinya tugasnya adalah men”serve” masyarakat. Ini justru masyarakatnya menderita tiap hari bermacet-macet, nungguin mereka lewat..

Anyway, saya lagi start online community di bebasmacet.ning.com untuk ngobrol-ngobrol, tuker ide, mungkin berbagi solusi tentang kemacetan di Jakarta.

Mungkin bisa join dan ikut kontribusi ?

Thanks,

Dien.

Dien Kwik wrote on December 25, 2007 - 10:01 am
You can leave a response, or trackback from your own site.

Write Your Comment

Comment Guidelines: Basic XHTML is allowed (a href, strong, em, code). All line breaks and paragraphs will be generated automatically.

Trackback: You can do Trackback URI from your own site.

You should have a name, right? 
Your email address, I promised I won't tell it to anyone. 
If you have a web site or blog, you can type the URL right here. 
This is where you type your comments. 
Remember my information for the next time I visit.
 

-